Pembuatan Silase sebagai Pakan Ternak Cadangan pada Musim Kemarau

penjemuran silase
Penjemuran silase
Silase adalah hijauan makannan ternak yang yang disimpan dalam bentuk segar dengan (kadar air 60-17%)pada tempat yang kedap udara (kondisi anaerob) dan merupakan hasil fermentas. Bahan silase terdiri dari hijauan seperti rumput-rumputan dan kacang-kacangan atau hijauan yang merupakan hasil sampingan pertanian seperti jagung, sorgum dan lain sebagainya. Hijauan yang digunkan dalam pembuatan silase sebaiknya sebelum mencapai fase bunga, karena sebelum tanaman berbungan kandungan nutrisi dalam tanaman tersebut masih maksimal berada pada daun dan batang sedangkan ketika tanaman telah mengalami fase berbunga maka nutrisi dalam tanaman akan lebih maksimal dibunga untuk proses berbuah.
Bahan pengawet yang digunakan untuk mempercepat proses penurunan pH biasanya digunakan tetes sebanyak 2-5 % dari hijauan bahan silsase dedak sebanyak 3-5 % dari hijauan bahan silase tepung jagung sebnyak 4-5 % dari hijauan bahan silase, onggok sebanyak `3 % dari hijauan bahan silase. Pembuatan bahan silo dilakukandidalam silo yaitu tempat yang dibuat sedemikian rupa agar kondisi anaerob tercapai. Proses yang terjdi selama pembuatan silase disebut ensilase. Setelah hjauan dimasukkan kedalam silo sel-sel yang masih hidup terus bernafas derngan cepat menggunakan oksigen dan air dan panas. Enzim dan bakteri pad saa itu tterjadi proses fermenasi dimana karbohidra dirubah menjadi alcohol , asam organic (laktat, asetat, butirata) asam karbohidrat air dan pelepas panas, protein dirombak menjadi amoniak, asam aminoamoda, asam asetat asam butirat dan air.

Kali ini kita akan membuat silase dalam jumlah yang sedikit, jika teman teman mau membuatnya dalam jumlah besar tetap perhatikan perbandingan bahan-bahan yang digunakan,  langsung saja berikut adalah proses pembuatannya..

Alat:
2. Timbangan
3. Mesin Chopper atau sabit
4. Silo yng terbuat dari; kantong plastik yang tebal atau drum

Bahan
1. Rumput 5Kg
2. Molases 0.1 L
3. Dedak halus 150 gram

Cara Pembuatan:
  1. Siapkan Rumput yang akan digunakan, kali ini kita akan menggunakan Rumput Gajah Odot (Penisetum Purpureum Cv Mott), yaitu sebanyak 5 Kg.
  2. Langkah selanjutnya adalah mencacah rumput tersebut, dapt menggunakan mesin chopper maupun secara manual dengan menggunakan sabit, kemudian layukan dengan melakukan penjemuran selama 2-3 jam yaitu sampai kadar air mencapai 65-70%.
  3. Berikutnya membuat bahan pengawet yaitu campur semua bahan yang telah disediakan yaitu molases.
  4. Siapkan silo yang akan digunakan, pastikan tidak ada lubang karena akan mempengaruhi proses fermentasi.
  5. Setelah rumput layu campur semua bahan yang telah di sediakan hingga homogen.
  6. Masukkkan rumput yang telah dicampur pengawet tadi ke dalam silo, pastikan tidak ada udara di antara hijauan yaitu dengan memadatkannya, padatkan hingga semua rumput terisi penuh.
  7.  Tutup silo dan pastikan tertutup rapat bila perlu lapisi dengan plastik.
  8. Biarkan proses fermentasi berlangsung yaitu selama 21 hari. Fermentasi yang berhasil ditandai dengan aroma wangi khas fermentasi.

Comments